Tampilkan postingan dengan label Giriloyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Giriloyo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2015

Wukirsari dalam Festival Souvenir Desa Wisata

Festival Souvenir Desa/Kampung Wisata se-DIY. yang diselenggarakan oleh 
Dinas Pariwisata Pemda DIY pada Hari Jumat, 25 Juli 2015 di Rest Area Desa Wisata Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo. Tujuannya Festival ini dilaksanakan untuk mengembangkan kekhasan cinderamata masing-masing desa/kampung wisata. 
Juara umum pada festival ini adalah Kabupaten Bantul, dengan rinciannya sbb :
Kategori Souvenir Kain :
Juara II : bross batik Giriloyo Desa Wisata Wukirsari

Kategori Bambu :
Juara II : Tempat kain dari Desa Wisata Krebet
Juara III : Kipas dari Desa Wisata Jipangan

Kategori Tambang :
Juara III : Gerabah dari Desa Wisata Jipangan

Kategori Kombinasi :
Juara II : Wayang Klithik dari Desa Wisata Krebet
Juara III : Keris dari Desa Wisata Wukirsari
Juara Harapan I dari Desa Wisata Jipangan

Kamis, 22 November 2012

Festival Fashion Museum Tekstil 2012, (Pagelaran Maha Karya Batik Bantul II)


Ketua Dekranasda-Jakarta (Ny. Iriani Joko Widodo)
Festival Fashion Museum Tekstil 2012, (Pagelaran Mahakarya Batik Bantul) Rabu (21/11) malam dibuka oleh Ny Iriana Joko Widodo. Pembukaan festival ini ditandai dengan penggoresan canting di atas mori. Pagelaran Batik Bantul kali ini merupakan kali kedua. Pagelaran batik Bantul pertama diadakan di tengah sawah di wilayah babadan Kabupaten Bantul pada bulan Juli 2012 dengan menampilkan produk Batik Bantul yang diwakili dari dua wilayah - sentra batik yaitu dari pandak dan Imogiri (Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul). Waktu itu, pagelaran juga mendapat sambutan meriah dari warga Bantul. Pada pagelaran batik di Museum Tekstil ini menampilkan mahakarya batik asal Bantu, peragaan busana batik asal Bantul dan seni tari oleh putra-putri Bantul (dari Sanggar Tari Kembang Sore, rendeng, Bantul).
Pagelaran batik kali ini dimotori dari Bantul, Yogyakarta, yang digagas dan diprakarsai oleh Windu Baskoro (Ketua Koperasi Batik Bantul). Dalam kesempatan itu
Wali Kota Jakarta Barat mengungkapkan bermaksud melaksanakan kegiatan seperti ini sebagai bagian dari upaya menggali potensi budaya bangsa serta pelestarian batik. "Saya akan curi-curi konsep kegiatan ini. Bersama SKPD (satuan kerja perangkat daerah), saya akan belajar batik asli Bantul. Apalagi, saya bersyukur karena Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo akan juga mengenakan batik Betawi," katanya.
Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan tentang potensi warisan budaya dan sejarah yang ada di Jakarta Barat. "Jakarta ditunjuk sebagai salah satu dari 15 destinasi pusaka yang potensinya terus dikembangkan. Belum lama ini juga pimpinan negara bagian Melaka menyempatkan diri mengunjui kawasan Tambora. Karena di sana terdapat peninggalan sejarah perjuangan Tan Malaka yang diabadikan dengan adanya Jalan Malaka. Rencananya, mereka akan menanam saham dan membuka gerai warisan budaya di daerah itu," paparnya.  
Sementara itu Bupati Bantul, Sri Suryawidati mengatakan batik di Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada Oktober 2009. Dengan adanya pengakuan dari lembaga dunia itu, ia mengajak untuk melestarikan batik agar tidak punah. Pengakuan batik Indonesia juga membawa manfaat yang besar dalam upaya melestarikan dan mengembangkan batik, di antaranya mampu memberikan motivasi bagi para pemangku kepentingan untuk melestarikan budaya batik, baik pemerintah maupun swasta.
Pagelaran serupa akan dilaksanakan tahun depan, dan rencananya akan digelar di wilayah Imogiri. Demikian ungkap Windu Baskoro (Penggagas pagelaran tersebut)..

Kamis, 14 Juni 2012

Sejarah Batik Tulis Giriloyo



Pada awalnya, di Jawa batik berkembang di dalam tembok keraton dan asal usul batik tulis Giriloyo dimulai seiring dengan berdirinya makam raja-raja di Imogiri yang terletak di Pajimatan pada tahun 1654.
Motif Wahyu Temurun
Sejalan dengan berdirinya makam raja-raja di Imogiri ini diperlukan orang-orang yang bisa merawat serta menjaga makam tersebut. Karenanya, pihak keraton menugaskan abdi dalem. Para abdi dalem ini dikepalai oleh seorang yang diberi pangkat Bupati (versi Keraton). Oleh karena banyak abdi dalem yang bertugas memelihara makam tersebut, sehingga terjadilah interaksi antara masyarakat-abdi dalem dengan keraton, maka kepandaian membatik dengan motif batik halus keraton berkembang di wilayah ini. Kemudian, keterampilan membatik itu diwariskan kepada anak atau cucu perempuannya.
Seiring dengan pesanan keraton yang semakin banyak, sementara jumlah perajian batik yang ada di Pajimatan terbatas (tidak memadai), mereka mendatangkan tenaga-tenaga dari Giriloyo. Dan, bagi penduduk Giriloyo itu merupakan suatu keberuntungan karena mereka bisa ngangsu kaweruh tentang batik di Pajimatan sebelum mereka berusaha sendiri. Apalagi, pengerjaannya dilakukan di rumah masing-masing. Artinya, kain yang akan dibatik dibawa pulang ke Giriloyo, kemudian (setelah jadi) disetorkan ke Pajimatan. Inilah yang kemudian membuat nama Giriloyo lebih mencuat ketimbang Pajimatan.
Banyak motif batik yang di hasilkan di Giriloyo, motif-motif tersebut dari dahulu hingga sekarang diwariskan secara turun-temurun, sehingga polanya tidak berubah, karena cara memola motif itu sendiri hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu, dan tidak setiap pembatik dapat membuat motif sendiri. Orang yang membatik tinggal melaksanakan pola yang telah ditentukan. Jadi, kerajinan batik tulis merupakan suatu pekerjaan yang sifatnya kolektif. Sebagai catatan, para pembatik di Giriloyo khususnya dan Yogyakarta pada umumnya, sebagian besar proses kegiatan membatik dilakukan oleh kaum perempuan baik tua maupun. Keahlian membatik tersebut pada umumnya diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi lainnya.

Pandemi Covid 19 membuat Batik banyak yang Tertumpuk

Pandemi Covid 19 sangat berdampak pada semua sektor kehidupan. Usaha Batik Tulis oleh sebagian besar masyarakat di Giriloyo, Wukirsari, Imog...

Label

Batik Giriloyo (11) Batik Tulis Giriloyo (9) Batik Tulis (6) Batik Sekar Kedhaton (5) Batik warna alam (4) Batik (3) Giriloyo (3) Warna Alam (3) Alat-alat Batik Tulis (2) Belajar Batik (2) Desa Wisata (2) Jazir Hamid (2) Kampung batik Giriloyo (2) Sentra Batik tulis giriloyo (2) dusun Giriloyo (2) Batik Cap (1) Batik Indonesia (1) Batik Klasik (1) Batik Solo (1) Batik Tradisional (1) Batik tren 2014 (1) Belajar Batik Singkat (1) Belajar Batik Tulis (1) Canting (1) Canting Cap (1) Disperindagkop.Kabupaten Bantul (1) Dusun Wisata Budaya (1) Filosofi Motif (1) Gazebo Batik Tulis Giriloyo (1) Harga Produk Batik (1) Industri Batik (1) Kerajinan Batik (1) Kota Batik Dunia (1) Kreatifitas Batik (1) Kursus Batik (1) Kursus Batik tulis (1) Kursus Pewarnaan Batik (1) Kursus dan Private Batik (1) Membuat Batik Tulis (1) Motif Irian (1) Motif Semen (1) Motif Tambal (1) Naptol.Remasol (1) New normal (1) Paket Wisata Belajar Batik (1) Pelatihan Batik (1) Peragaan Busana (1) Pola Batik (1) Pola Semen (1) Proses Pembuatan BAtik (1) Rahardi Ramlan (1) Sejarah Batik (1) Sentara Batik Tulis Giriloyo (1) Teknik Pewarnaan Usap (1) Truntum (1) Tukar Link (1) Visi Misi (1) Wisata Batik (1) Wukirsari (1) Zat Warna Herbal (1) gazebo batik giriloyo (1) imogiri (1) krisis ekonomi (1) kursus batik warna alam (1) lunlungan (1) mada linggau (1) motif batik (1) motif batik tradisional (1) pewarna batik (1) procion (1) produk batik tulis (1) proses produksi (1) sekar jagad (1) sido mukti (1) sidoasih (1) suket (1) sutera (1) warna colet (1) whyu temurun (1)